Mengapa Pulau Jawa
Menjadi Titik Awal
Wilayah dengan tekanan ekologis tertinggi sekaligus potensi dampak konservasi terbesar — strategis untuk memulai, kuat untuk direplikasi secara nasional.
Potensi Lanskap & Isu Prioritas
Pulau Jawa menyimpan kekayaan hayati yang luar biasa sekaligus menghadapi tantangan ekologis terberat di Indonesia.
Mengapa Pulau Jawa?
Pulau Jawa adalah wilayah strategis dengan keanekaragaman hayati tinggi, namun menghadapi tekanan ekologis paling berat di Indonesia. Dari sini, model konservasi OCES dirancang untuk menghasilkan dampak yang dapat direplikasi secara nasional.
Dampak yang Diharapkan
Ekosistem kunci terlindungi, masyarakat lokal berdaya, dan model konservasi yang terdokumentasi baik untuk direplikasi di wilayah lain di Indonesia.
Fokus Ekosistem
Hutan dataran rendah dan pegunungan, daerah aliran sungai (DAS), kawasan riparian, serta ekosistem pesisir — semua menjadi fokus perlindungan dan restorasi OCES di wilayah Jawa.
Peluang Kolaborasi Lokal
Beragam peluang kerja sama tersedia bagi mitra yang ingin berkontribusi nyata terhadap konservasi ekosistem di Pulau Jawa.
Program Lapangan Bersama
Kolaborasi riset, survei biodiversitas, dan monitoring ekosistem bersama akademisi, LSM, dan komunitas lokal.
Pengembangan Kapasitas Komunitas
Program pelatihan, pendampingan teknis, dan penguatan kelembagaan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.
Pendidikan Lingkungan
Program literasi ekologi untuk sekolah, komunitas, dan pemuda di wilayah konservasi prioritas.
Restorasi Ekosistem
Program rehabilitasi lahan, penanaman spesies lokal, dan pemulihan ekosistem DAS bersama mitra swasta dan pemerintah daerah.
Ekowisata Berbasis Komunitas
Pengembangan model ekowisata yang mengintegrasikan konservasi ekosistem dan peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
Advokasi Kebijakan
Kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong regulasi perlindungan ekosistem berbasis data ilmiah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kolaborasi Internasional
OCES membangun jembatan antara praktik konservasi lokal dan pengetahuan global.
Melalui Dewan Penasehat yang berpengalaman internasional dan jaringan riset aktif, OCES terhubung dengan komunitas konservasi dunia. Kolaborasi internasional mencakup riset bersama, pertukaran pengetahuan, akses pendanaan global, dan advokasi kebijakan di tingkat regional.
Eksplorasi Kemitraan →Mari Berkolaborasi untuk Konservasi
Setiap langkah kecil bersama adalah dampak besar bagi alam Indonesia.